Piala Dunia dengan 48 tim nasional telah diputuskan, dan jika Wimbledon bisa setiap tahun, begitu juga Piala Dunia setiap tahun.

meridian sport

InfantinoInfantino

Gianni Infantino, presiden FIFA, tidak menyerah dengan idenya untuk menyelenggarakan Piala Dunia setiap dua tahun sekali.

“Ini tidak akan mengurangi keajaiban sepak bola, karena frekuensinya tidak akan mempengaruhi kualitas dan gengsi,” kata pria asal Italia itu.

FIFA tidak menyerah pada gagasan untuk memperkenalkan Piala Dunia setiap dua tahun. Saat ini ia sedang melakukan studi kelayakan tentang kepraktisan penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun sekali meski mendapat kritik keras dari berbagai federasi, klub, pemain, dan kelompok penggemar.

“Piala Dunia dengan 48 tim nasional (sejak 2026) sudah diputuskan. Apakah itu akan diadakan setiap dua atau empat tahun, itu dalam tahap konsultasi, ”kata Infantino kepada media Israel.

Keputusan ini menciptakan keretakan besar antara UEFA dan FIFA.

Pada bulan September, UEFA dengan tajam mengkritik gagasan FIFA untuk memperkenalkan Piala Dunia setiap dua tahun.

UEFA telah meminta FIFA untuk menghentikan pelaksanaan rencana pengenalan Piala Dunia setiap dua tahun, dan sebagai gantinya terlibat dalam “konsultasi sejati” tentang reformasi kalender pertandingan internasional.

Namun, orang pertama FIFA tidak menyerah.

“Reputasi sebuah acara tergantung pada kualitasnya, bukan pada frekuensinya. Setiap tahun Anda memiliki Super Bowl, Wimbledon, atau Liga Champions, dan semua orang bersemangat dan menunggunya.”

Infantino mengatakan bahwa FIFA ingin memperluas World Club Championship yang diadakan setiap tahun.

“Kami ingin meningkatkan nilai kejuaraan nasional dan liga domestik,” tambahnya.

“Kita perlu menemukan format yang tepat yang tidak akan terlalu mengganggu kalender dan semua acara lainnya.”

Author: webmaster

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *